Jheno

Ketertarikan awal Dorthea Kossay adalah melihat sejauh mana pelayanan kesehatan di Wamena.

vlcsnap-2014-06-14-20h25m50s57

Ketertarikan awal Dorthea Kossay adalah melihat sejauh mana pelayanan kesehatan di Wamena. Baginya, sepelik apapun masalah yang sedang dihadapi seorang pasien, tentu bisa diatasi dengan pelayanan kesehatan yang baik. Ia menyadari banyak sekali masalah kesehatan dan sangat kompleks. Hal ini kemudian mengarahkannya untuk memberikan cara baru dalam melihat buruknya pelayanan kesehatan di Wamena. Ia melirik seorang sahabatnya, Jheno.

Jeno adalah nama seorang suster muda di Wamena. Semasa sekolah, ia pernah bercita-cita menjadi seorang suster biarawati. Namun takdir membawanya bersekolah kesehatan dan akhirnya menjadi seorang suster perawat. Meski berbeda, namun apa yang ia tekuni saat ini menyadarkannya tentang satu hal. Bahwa masyarakatnya sangat membutuhkan suster atau perawat yang benar-benar memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kenapa begitu?

Untuk lebih jelasnya, marilah kita simak fiem ‘Jheno’ yang direalisasikan oleh Dorthea Kossay ini. Sebuah fiem sederhana, tentang bagaimana Jheno seorang suster asli Wamena, yang selalu mendahulukan pelayanan kepada masyarakatnya. Filem bukan untuk meng-hero-kan seorang Jheno, namun lebih melihat bahwa apa yang dilakukan Jheno adalah bentuk humanis yang memang dimiliki setiap manusia, yang dalam keadaan tertentu, sisi humanis itu tertutup dikarenakan uang atau jabatan. Film ini sangat natural, bahwa siapapun tidak ingin melihat orang-orang yang ia cintai diperlakukan dengan tidak seharusnya. Semoga file mini bisa menginspirasi banyak orang untuk terus memperbaiki sistem pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *