Rekaman Suara: Dialog di Posyandu Apel

Suasana talkshow di Posyandu Apel, 3 Juni 2014.
Suasana talkshow di Posyandu Apel, 3 Juni 2014.
Suasana talkshow di Posyandu Apel, 3 Juni 2014.

Rekaman suara berikut ini merupakan hasil dialog yang terjadi antara Suster Alice I. Wanma, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan, dengan warga ketika mengadakan talkshow di Posyandu Apel yang diselenggarakan oleh Puskesmas Timika. Rekaman  yang diambil pada tanggal 3 Juni, 2014, ini berisikan pertanyaan-jawaban mengenai akses mendapatkan pelayanan kesehatan bagi ibu-ibu, khususnya terkait obat dan suntik.

 

Warga: Saya juga kebetulan sudah menjadi seorang Ibu, jadi dalam pelayanan di Posyandu itu, tadi kan bilang ada ibu hamil yang datang periksa toh? Jadi, apa saja yang di dapat? Karena, sekali waktu saya memang pernah berobat ke Puskesmas dan saya dapat tablet tambah besi di situ. Apakah untuk dapat tablet tambah besi bisa dapat di Posyandu sini juga kah? Terus, waktu saya punya anak yang pertama karena saya tidak sempat pergi untuk periksa, waktu itu saya memang lagi keluar daerah. Kemudian untuk dapat suntikan TT (Tetanus Toxoid) terpaksa saya harus ke dokter untuk kemudian mendapatkan suntikan TT itu. Yang saya mau tanyakan apakah di Posyandu itu pelayanan untuk suntikan TT, terus untuk tablet tambah besi ini juga diberikan? Terimakasih.

Ibu Alice: Ya, baik terimakasih. Jadi untuk obat tambah darah  atau zat besi itu disediakan di Posyandu, Iya kan Bu Nurmala?

Ibu Nurmala: Iya

Ibu Alice: Iya ada. Jadi, pada saat pemeriksaan tetap akan diberikan. Jadi, ibu hamil itu akan mendapatkan tablet tambah besi itu sebanyak 90 tablet. Jadi mulai dari trimester satu, 30. Dua, 30. Trimester tiga, 30. Jadi dia minum sampai habis. Imunisasi pun didapatkan di Posyandu. Jadi itu termasuk dalam 10T, pelayanan sesuai standar. Pelayanan ANC (Antenatal Care) terpadu, berkualitas sesuai standar 10 T.

Written By

Manshur Zikri, lahir di Pekanbaru, 23 Januari 1991. Lulusan S1 Departemen Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Saat ini, Zikri aktif di Forum Lenteng sebagai penulis dan peneliti di Program akumassa, serta sebagai fasilitator pelatihan literasi media dalam Program Media Untuk Papua Sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *