Mengaku Pergi Sekolah

Cuplikan video-klip "Sekolah Lagi-lagi".
Cuplikan video-klip “Sekolah Lagi-lagi”.

 

Lirik lagu (Bahasa Indonesia)

Menipu bapa mengaku pergi kesekolah

Menipu mama mengaku pergi kesekolah

Ternyata hutan di kali ue hanya kamu punya hutan

Ternyata hutan di kali Sawe hanya kamu punya hutan

Ko tra tau kalo nanti ko akan mati karena kena HIV/Aids

Ko tra tau kalo nanti ko akan mati kerena kena Siplis.

Penjelasan tentang lagu

Judul asli lagu ini adalah “Sekolah Lagi-lagi”, yang arti dalam Bahasa Indonesia adalah “Pura-pura Pergi Sekolah”. Lagu yang dibawakan oleh Grup Pikalu Pikon (ciptaan Agus Hisage) ini bercerita tentang sikap anak-anak perempuan terhadap orang tua mereka. Dari rumah, mereka mengaku pergi ke sekolah, tetapi pergi ke tempat lain dengan tujuan yang lain pula.

cuplikan video klip sekolah lagi-lagi_01_72

Kebiasaan yang disorot di sini adalah perilaku anak-anak perempuan, yang dari rumah mengaku pergi ke sekolah, sesampainya di kota, bukannya ke sekolah, melainkan pergi ke suatu tempat, salah satunya kami sebut Kali Ue. Di kali ini, banyak anak muda berpacaran, bahkan melakukan aktifitas seksual. Dampaknya adalah banyak anak hamil di usia muda, terjerumus dalam perilaku yang berada di luar kontrol orang tua, serta banyak pula yang kena virus HIV/AIDS dan penyakit seksual lainnya yang sangat merepotkan dirinya dan para orang tua.

Cuplikan video klip "Sekolah Lagi-lagi".
Cuplikan video klip “Sekolah Lagi-lagi”.

Melalui lagu ini, kami mau mengajak para orang tua, khususnya yang punya anak-anak perempuan, untuk lebih memperhatikan anaknya, dan mendidik anaknya agar meninggalkan kebiasaan buruk ini. Diharapkan pula supaya mereka bersekolah baik-baik, agar dapat menjadi orang yang berguna untuk membanggakan orang tua dan juga masa depan Lembah Balim.

 

__________________

Catatan Redaksi: Lirik lagu ini diserahkan oleh Om Kornelis sebagai salah satu bentuk dukungan bagi Program Media Untuk Papua Sehat. Om Kornelis sendiri merupakan salah seorang staf di SKPKC Fransiskan Papua, dan turut menjadi partisipan (non-peserta) dari wilayah Sentani.

Written By

Lahir di Wamena, 26 September, 1971. Saat ini, Om Kornelis bekerja di SKPKC Fransiskan Papua sebagai staf di bidang administrasi. Selain aktif di SKPKC Fransiskan Papua, Om Kornelis juga aktif di kegiatan Gereja dan kelompok-kelompok sosial yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *